Contoh Kalimat Passive Voice Simple Future Tense

8 menit

Baca

Updated

Rumus passive voice simple future tense adalah will be + Verb 3. Contoh: “The report will be submitted tomorrow.” (Laporan itu akan diserahkan besok.)

Tense ini dipakai untuk aksi yang belum terjadi, tapi sudah direncanakan atau diperkirakan akan terjadi.

Bedanya dengan simple past yang sudah kita bahas di contoh kalimat passive voice simple past, simple future ini menceritakan sesuatu yang belum terjadi, bukan yang sudah selesai.

Kapan Passive Voice Simple Future Dipakai?

Ada tiga situasi utama di mana bentuk ini muncul.

Rencana resmi. Contoh: “The meeting will be held next Monday.” (Rapat itu akan diadakan Senin depan.) Ini sering muncul di undangan atau pengumuman kerja.

Prediksi atau perkiraan. Contoh: “The results will be announced next week.” (Hasilnya akan diumumkan minggu depan.) Kita belum tahu persis kapan atau siapa yang mengumumkan, tapi sudah bisa diperkirakan.

Janji atau instruksi ke depan. Contoh: “The issue will be fixed as soon as possible.” (Masalah itu akan diperbaiki secepatnya.) Bentuk ini umum dipakai di layanan pelanggan atau komunikasi kerja formal.

Dari tiga situasi ini, saya sering melihat siswa paling lancar di rencana resmi, tapi agak ragu saat harus bikin kalimat prediksi, karena pelakunya sering tidak jelas.

Padahal justru di situ passive voice paling berguna, karena kita bisa fokus ke hasilnya saja tanpa perlu menyebut siapa pelakunya.

Rumus Lengkap: Will Be + Verb 3

Bagian “will be” ini tetap sama untuk semua subjek, tidak berubah seperti “is/am/are” atau “was/were”. Ini justru membuat simple future passive lebih sederhana dibanding tense lain.

Yang perlu Anda perhatikan hanya bagian verb 3-nya, yang tetap mengikuti aturan sama seperti tense lain: regular verb tinggal tambah “-ed”, irregular verb berubah bentuk total.

Kalau Anda masih ragu bentuk V3 suatu kata kerja, cek lagi pola dasarnya di struktur kalimat bahasa Inggris supaya susunan kalimatnya tetap benar sebelum ditambah “will be”.

Contoh:

  • “The car will be repaired tomorrow.” (Mobil itu akan diperbaiki besok.)
  • “New employees will be trained next month.” (Karyawan baru akan dilatih bulan depan.)

10 Contoh Kalimat Passive Voice Simple Future

Berikut contoh kalimat aktif yang diubah ke passive voice simple future, lengkap dengan terjemahan.

  1. Active: “The company will launch a new product next year.”
    โ†’ Passive: “A new product will be launched next year.”
    (Produk baru akan diluncurkan tahun depan.)
  2. Active: “They will build a new school here.”
    โ†’ Passive: “A new school will be built here.”
    (Sekolah baru akan dibangun di sini.)
  3. Active: “The manager will review the proposal tomorrow.”
    โ†’ Passive: “The proposal will be reviewed tomorrow.”
    (Proposal itu akan ditinjau besok.)
  4. Active: “The team will finish the project next week.”
    โ†’ Passive: “The project will be finished next week.”
    (Proyek itu akan diselesaikan minggu depan.)
  5. Active: “The government will increase the budget next year.”
    โ†’ Passive: “The budget will be increased next year.”
    (Anggaran akan dinaikkan tahun depan.)
  6. Active: “They will deliver the package tomorrow morning.”
    โ†’ Passive: “The package will be delivered tomorrow morning.”
    (Paket akan dikirim besok pagi.)
  7. Active: “The teacher will explain the material again.”
    โ†’ Passive: “The material will be explained again.”
    (Materinya akan dijelaskan lagi.)
  8. Active: “The committee will announce the winner soon.”
    โ†’ Passive: “The winner will be announced soon.”
    (Pemenangnya akan diumumkan segera.)
  9. Active: “The staff will update the website next week.”
    โ†’ Passive: “The website will be updated next week.”
    (Situsnya akan diperbarui minggu depan.)
  10. Active: “They will cancel the flight if the weather is bad.”
    โ†’ Passive: “The flight will be canceled if the weather is bad.”
    (Penerbangannya akan dibatalkan kalau cuaca buruk.)

Cara Mengubah Kalimat Aktif Simple Future ke Passive

Langkahnya tetap sama seperti tense lain, hanya “to be”-nya diganti “will be” dan tidak berubah-ubah sesuai subjek.

Langkah 1: Cari objek kalimat aktif, jadikan subjek baru.
Langkah 2: Tambahkan “will be” setelah subjek baru, tanpa perlu menyesuaikan dengan jumlah subjek.
Langkah 3: Ubah verb ke bentuk ketiga (V3).
Langkah 4: Pindahkan subjek asli ke belakang dengan “by”, kalau perlu disebut.

Karena “will be” selalu sama, langkah ini justru lebih mudah dibanding mengubah simple past, yang mengharuskan Anda memilih antara “was” dan “were” sesuai subjek.

Passive Voice Simple Future vs Simple Past: Apa Bedanya?

Perbedaan paling jelas ada di makna waktu dan bentuk “to be”. Simple past passive pakai “was/were” untuk kejadian yang sudah selesai, sementara simple future passive pakai “will be” untuk kejadian yang belum terjadi.

Bandingkan: “The report was submitted yesterday” (sudah selesai kemarin) dengan “The report will be submitted tomorrow” (belum terjadi, direncanakan besok).

Kalau Anda ingin melihat lebih banyak contoh bentuk lampaunya, artikel contoh kalimat passive voice simple past bisa jadi pembanding langsung.

“Will Be” vs “Is Going to Be”: Apakah Sama?

Selain “will be”, ada juga bentuk “is/am/are going to be + V3” yang sama-sama dipakai untuk passive voice masa depan. Bedanya tipis, tapi penting.

“Will be” lebih cocok untuk keputusan spontan, prediksi umum, atau janji: “The issue will be solved soon.”

Sementara “is going to be” lebih cocok untuk rencana yang sudah dipersiapkan sebelumnya, dengan tanda-tanda yang sudah terlihat: “The bridge is going to be finished by December, based on the current progress.”

Untuk kebanyakan konteks sehari-hari dan tulisan formal, “will be” jauh lebih umum dipakai dan lebih aman digunakan.

Jadi kalau Anda baru belajar, fokuskan dulu ke “will be” sebelum mendalami “going to be”.

Latihan Lanjutan: Tentukan Aktif atau Pasif

Sebelum masuk ke latihan mengubah kalimat, coba dulu kenali pola berikut. Baca lima kalimat ini, lalu tentukan mana yang active dan mana yang passive.

  1. “The results will be published next Friday.”
  2. “The team will present the findings on Monday.”
  3. “New rules will be enforced starting next month.”
  4. “She will organize the workshop next week.”
  5. “The contract will be signed tomorrow.”

Caranya sama seperti tense lain: cek apakah ada “will be” diikuti verb 3. Kalau ada, itu passive. Dari lima kalimat di atas, nomor 1, 3, dan 5 adalah passive voice, sedangkan nomor 2 dan 4 adalah active voice.

Contoh Passive Voice Simple Future dalam Tiga Konteks

Supaya lebih terasa kegunaannya, berikut tiga konteks nyata di mana passive voice simple future paling sering dipakai.

Dalam pengumuman kerja:
“The new policy will be implemented starting next month.” (Kebijakan baru akan diterapkan mulai bulan depan.) Pengumuman resmi hampir selalu memakai passive voice supaya terdengar netral dan objektif.

Dalam layanan pelanggan:
“Your order will be shipped within three days.” (Pesanan Anda akan dikirim dalam tiga hari.) Fokusnya ada pada pesanan, bukan siapa yang mengirim.

Dalam berita atau prediksi cuaca:
“Heavy rain will be experienced across the region tomorrow.” (Hujan deras akan terjadi di seluruh wilayah besok.) Berita sering memakai bentuk ini karena pelakunya memang tidak relevan disebutkan.

Ketiga konteks ini menunjukkan bahwa passive voice simple future bukan sekadar rumus di buku pelajaran, tapi benar-benar dipakai dalam komunikasi profesional sehari-hari, dari kantor sampai media.

Latihan: Ubah Kalimat Ini ke Passive Voice Simple Future

Coba kerjakan lima soal berikut sebelum melihat kembali rumus di atas.

  1. “The company will open a new branch next year.”
  2. “The doctor will examine the patient tomorrow.”
  3. “They will publish the results next month.”
  4. “The staff will clean the office before the event.”
  5. “The airline will refund the ticket if the flight is canceled.”

Ingat, “will be” tetap sama untuk semua subjek. Fokus utama Anda hanya di pemilihan verb 3 yang tepat.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Pertama, lupa menambahkan “be” setelah “will”. Salah: “The report will submitted tomorrow.” Benar: “The report will be submitted tomorrow.” Kata “be” ini sering terlewat karena siswa terbiasa dengan kalimat aktif yang tidak memakainya.

Kedua, memakai bentuk V1 alih-alih V3. Salah: “The car will be repair tomorrow.” Benar: “The car will be repaired tomorrow.” Setelah “will be”, verb harus tetap dalam bentuk ketiga, sama seperti tense pasif lainnya.

Ketiga, menambahkan “to be” tambahan yang tidak perlu. Salah: “The car will be is repaired.” Cukup satu “be” saja setelah “will”.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa rumus passive voice simple future tense?
Rumusnya adalah subjek + will be + verb 3 + by (opsional) + pelaku.

Apakah “will be” berubah tergantung subjek?
Tidak. Berbeda dengan “is/am/are” atau “was/were”, “will be” tetap sama untuk semua subjek, baik tunggal maupun jamak.

Kapan sebaiknya menggunakan passive voice simple future?
Cocok dipakai untuk rencana resmi, prediksi, atau janji yang belum terjadi, terutama saat pelakunya tidak penting atau belum pasti.

Apa beda passive voice simple future dan simple past?
Simple future passive memakai “will be” untuk kejadian yang belum terjadi, sedangkan simple past passive memakai “was/were” untuk kejadian yang sudah selesai.

Apakah “will be” bisa diganti “is going to be” dalam passive voice?
Bisa, tapi maknanya sedikit berbeda. “Will be” lebih cocok untuk prediksi umum atau keputusan spontan, sedangkan “is going to be” lebih cocok untuk rencana yang sudah ada tanda-tandanya sebelumnya.


Setelah menguasai simple past dan simple future, Anda tinggal satu langkah lagi menuju present perfect passive, yang menghubungkan masa lalu dengan sekarang. Polanya tidak jauh berbeda, hanya “to be”-nya yang berubah.


aufani yukzanali - mentor bahasa inggris

Tentang Aufani Yukzanali


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *