Baca
Updated
Mari Mulai Belajar Bahasa Inggris Dasar
9 Checkpoint Wajib Sebelum Lanjut
Belajar bahasa Inggris dasar bukan soal seberapa tebal buku yang Anda beli. Ini soal checkpoint mana yang sudah Anda lewati, dan mana yang belum.
Ada 9 checkpoint dasar-dasar bahasa Inggris yang wajib Anda kuasai sebelum masuk ke level menengah. Urutannya bukan asal-asalan. Ini disusun dari yang paling menentukan sampai yang bersifat pelengkap.
Selama 15 tahun mengajar, saya sering menemukan pola yang sama. Orang dewasa ingin cepat lancar. Mereka lompat ke percakapan, ke grammar rumit, bahkan ke bahasa Inggris bisnis.
Tapi begitu ditanya “what is your name” saja masih ragu. Fondasinya bolong. Artikel ini akan menutup bolong itu, satu per satu.
Daftar Isi

Checkpoint 1: Sudah Tahu Level Kosakata Anda Sendiri?
Jawabannya: cek dulu, jangan menebak.
Sebelum belajar dasar bahasa Inggris lebih jauh, Anda perlu tahu titik berangkat Anda. Banyak orang belajar dari nol padahal sudah tahu ratusan kata. Ada juga yang merasa sudah mahir padahal kosakatanya masih sangat terbatas.
Gunakan tes kosakata ini gratis dan cepat. Hasilnya berupa perkiraan jumlah kosakata bahasa Inggris yang Anda kuasai. Angka ini jadi patokan awal. Kalau hasilnya di bawah 500 kata, mulailah dari checkpoint berikutnya.
Kalau sudah di atas 1000 kata, Anda bisa mempercepat langkah, tapi tetap cek semua checkpoint di bawah ini satu per satu.
Checkpoint 2: Sudah Kuasai 500 Kosakata Inti?
Jawabannya: minimal 500 kosakata yang paling sering muncul, bukan kosakata acak.
Ini bagian paling penting dari belajar bahasa inggris dasar. Penelitian tentang frekuensi kata menunjukkan pola yang konsisten: kata yang paling sering muncul memberi manfaat pemahaman jauh lebih besar dibanding kata langka, dan kata-kata frekuensi tinggi ini lebih cepat dikuasai serta lebih lama diingat oleh pembelajar bahasa kedua, karena kata frekuensi tinggi lebih sering ditemui, dikuasai lebih cepat, diingat lebih lama, digunakan lebih akurat, dan memberi cakupan teks yang jauh lebih besar per kata dibanding kata frekuensi rendah.
Beberapa analisis korpus bahkan menunjukkan 500 kata paling sering dipakai bisa mencakup lebih dari separuh teks yang Anda baca sehari-hari.
Artinya, kalau Anda hanya punya waktu terbatas, jangan hafal kamus dari A sampai Z. Fokus ke kata yang sering dipakai dulu.
Untuk mempermudah, unduh Kamus Mini 500 Kosakata Wajib dari Engli.ID. Daftar ini sudah disaring agar sesuai kebutuhan pembelajar dasar bahasa Inggris di Indonesia.
Pelajari 10-15 kata per hari. Ulangi tiap kata dalam kalimat pendek, jangan hanya hafal artinya saja.
Kalau Anda juga ingin melatih cara mengucapkan kata-kata ini dengan benar, bukan hanya menghafal ejaannya, silakan baca panduan lengkap di cara membaca bahasa Inggris dengan benar.
Checkpoint 3: Sudah Paham Struktur Kalimat Paling Dasar?
Jawabannya: Subjek, lalu Kata Kerja, lalu Objek. Selalu urutan itu.
Ini dasar bahasa Inggris yang sering dilewati, padahal krusial. Bahasa Indonesia cukup fleksibel soal urutan kata. Bahasa Inggris tidak. Urutannya tetap: Subjek + Verb + Objek (SVO).
Contoh:
- I eat rice. (Saya makan nasi.)
- She reads a book. (Dia membaca buku.)
Kalau urutan ini tertukar, kalimat Anda bisa berubah arti atau jadi tidak masuk akal sama sekali. Bandingkan “The cat chases the dog” dengan “The dog chases the cat”.
Susunan katanya mirip, tapi maknanya terbalik total. Ini beda dengan bahasa Indonesia, yang masih bisa dipahami meski urutannya agak diubah.
Latih pola ini dulu dengan kalimat pendek sebelum masuk ke tenses. Ambil satu subjek, satu kata kerja, satu objek, lalu ganti-ganti salah satu bagiannya.
Begitu pola SVO sudah otomatis di kepala Anda, belajar tenses jadi jauh lebih mudah, karena tenses pada dasarnya hanya mengubah bentuk kata kerja di posisi kedua ini.
Checkpoint 4: Sudah Kuasai 3 Tenses Wajib?
Jawabannya: simple present, simple past, dan present continuous. Tiga ini dulu, baru yang lain.
Ada belasan tenses dalam bahasa Inggris. Tapi untuk level dasar, tiga tenses ini sudah cukup untuk komunikasi harian.
Simple Present โ untuk kebiasaan dan fakta.
- I work every day.
- The sun rises in the east.
Simple Past โ untuk kejadian yang sudah selesai.
- I worked yesterday.
- She visited her mother last week.
Present Continuous โ untuk kejadian yang sedang berlangsung sekarang.
- I am working now.
- They are studying English.
Jangan belajar semua tenses sekaligus. Kuasai tiga ini dulu sampai lancar, baru tambah yang lain seperti present perfect atau future tense.
Checkpoint 5: Sudah Kuasai To Be Bentuk Present?
Jawabannya: am, is, are. Tiga kata ini menopang hampir semua kalimat dasar.
To be bukan sekadar kata kerja biasa. Fungsinya menghubungkan subjek dengan keterangan, sifat, atau kondisi.
- I am a teacher.
- You are my student.
- He is happy.
- They are at school.
Aturannya sederhana: I pakai am, He/She/It pakai is, You/We/They pakai are. Hafalkan pola ini sampai reflek, karena to be muncul di hampir setiap jenis kalimat, termasuk pertanyaan dan kalimat negatif.
Checkpoint 6: Sudah Bisa Pakai Do, Does, Have, Has, dan Bentuk Negatifnya?
Jawabannya: do/does untuk kata kerja aksi, have/has untuk kepemilikan, dan keduanya punya bentuk negatif tersendiri.
Auxiliary verb ini sering bikin bingung karena fungsinya berbeda dari to be. Do dan does dipakai untuk membentuk pertanyaan dan kalimat negatif pada simple present.
- Do you like coffee?
- Does she work here?
- I do not (don’t) like coffee.
- She does not (doesn’t) work here.
Have dan has dipakai untuk menyatakan kepemilikan atau kondisi.
- I have a car.
- He has a car.
- I do not have a car.
- He does not have a car.
Aturan penting: I/You/We/They pakai do dan have. He/She/It pakai does dan has. Kalau Anda sudah lancar dengan pola ini, kemampuan bertanya dan menyangkal dalam bahasa Inggris Anda otomatis naik level.
Kesalahan yang paling sering muncul: memakai does tapi kata kerjanya tetap ditambah -s. Contoh yang salah: “Does she works here?” Yang benar: “Does she work here?” Kata kerja kembali ke bentuk dasar begitu does sudah muncul di depan. Aturan yang sama berlaku untuk do.
Checkpoint 7: Sudah Paham Fungsi Pronoun dan Possessive Adjective?
Jawabannya: bukan sekadar hafal istilahnya, tapi paham fungsinya dalam kalimat.
Subject pronoun menggantikan posisi subjek, yaitu pelaku dalam kalimat. Contoh: I, you, he, she, it, we, they. Fungsinya supaya Anda tidak perlu mengulang nama orang terus-menerus. Alih-alih menulis “Budi is a teacher, Budi teaches English,” Anda cukup menulis “Budi is a teacher. He teaches English.”
Object pronoun menggantikan posisi objek, yaitu yang menerima aksi. Contoh: me, you, him, her, it, us, them. Fungsinya sama, menghindari pengulangan, tapi posisinya di akhir atau setelah kata kerja. Contoh: “I know Sarah. I like her.”
Possessive adjective menunjukkan kepemilikan, dan selalu diikuti kata benda. Contoh: my, your, his, her, its, our, their. Fungsinya menjelaskan sesuatu itu milik siapa. Contoh: “This is my book,” bukan “This is I book.”
Ketiga jenis kata ini sering tertukar oleh pemula karena bentuknya mirip. Kuncinya: lihat posisinya dalam kalimat. Di depan sebagai pelaku, di belakang sebagai penerima aksi, atau menempel di depan kata benda sebagai penanda kepemilikan.
Checkpoint 8: Sudah Hafal Angka 1-20?
Jawabannya: wajib hafal luar kepala, karena angka muncul di hampir semua situasi harian.
One, two, three, four, five, six, seven, eight, nine, ten, eleven, twelve, thirteen, fourteen, fifteen, sixteen, seventeen, eighteen, nineteen, twenty.
Angka dipakai untuk menyebut harga, waktu, umur, nomor telepon, sampai tanggal. Kalau Anda ingin belajar lebih jauh soal cara membaca angka besar, pecahan, dan format tanggal dalam bahasa Inggris, ada panduan lengkapnya di cara membaca angka bahasa Inggris dan tanggal.
Checkpoint 9: Sudah Tahu Kata Tanya Dasar dan Ekspresi Harian?
Ini checkpoint tambahan yang jarang disebut, tapi sama pentingnya.
Kata tanya (WH-question): what, where, when, who, why, how. Ini modal utama untuk bertanya. Contoh: “What is your name?”, “Where do you live?”, “How are you?”
Ekspresi harian: sapaan dan respons singkat yang dipakai tiap hari. Contoh: Good morning, Thank you, You’re welcome, Excuse me, I’m sorry. Ekspresi ini kecil, tapi paling sering dipakai dalam percakapan nyata.
Kalau kata tanya dan ekspresi harian ini sudah otomatis, Anda sudah bisa memulai percakapan sederhana meski kosakata Anda belum terlalu banyak.
Cara Melatih Semua Checkpoint Ini Secara Konsisten
Jawabannya: latihan membaca teks pendek setiap hari, bukan hanya menghafal daftar kata.
Setelah 9 checkpoint di atas Anda kuasai, langkah berikutnya adalah membiasakan diri membaca. Membaca teks pendek membantu Anda melihat kosakata, tenses, dan pola kalimat yang sama muncul berulang dalam konteks nyata. Ini jauh lebih efektif dibanding hafalan tanpa konteks. Panduan praktisnya ada di cara membaca tulisan bahasa Inggris.
Bagi Anda yang berprofesi sebagai guru dan ingin melatih dasar-dasar bahasa Inggris secara terstruktur, baik untuk diri sendiri maupun untuk mendampingi murid, saya sudah menulis panduan khusus di cara melatih bahasa Inggris dasar untuk guru.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk belajar bahasa Inggris dasar?
Tergantung konsistensi. Kalau Anda latihan 20-30 menit per hari dan fokus pada 9 checkpoint di atas, sebagian besar pemula bisa menguasai dasar dalam 2-3 bulan.
Apakah harus kuasai semua tenses sekaligus di awal?
Tidak. Cukup kuasai simple present, simple past, dan present continuous dulu. Tenses lain bisa menyusul setelah tiga ini lancar.
Mana yang lebih penting, grammar atau kosakata, untuk pemula?
Keduanya berjalan beriringan, tapi kosakata inti (500 kata paling sering dipakai) sebaiknya dikuasai lebih dulu, karena grammar tidak akan berguna kalau Anda tidak punya kata untuk disusun.
Apakah tes di myvocab.info akurat 100%?
Tidak ada tes kosakata yang akurat sempurna, tapi hasilnya cukup dipakai sebagai patokan awal untuk menentukan dari checkpoint mana Anda perlu memulai.
Apa yang harus dilakukan kalau sudah hafal 9 checkpoint tapi masih sulit bicara?
Ini wajar. Hafal aturan dan bisa bicara spontan adalah dua kemampuan berbeda. Setelah dasar-dasar bahasa Inggris ini kuat, latihan berikutnya adalah bicara langsung, meski masih dengan kalimat pendek dan sederhana. Jangan tunggu sampai merasa “sempurna” dulu baru mau bicara.
Penutup
Belajar bahasa Inggris dasar itu bukan lomba lari cepat. Ini soal melewati checkpoint satu per satu, dari yang paling menentukan sampai pelengkap.
Cek level Anda, kuasai 500 kosakata inti, pahami struktur kalimat, kuasai tiga tenses wajib, kuasai to be dan auxiliary, pahami fungsi pronoun, hafal angka, dan lengkapi dengan kata tanya serta ekspresi harian.
Kalau sembilan checkpoint ini sudah Anda lewati, Anda sudah punya dasar bahasa Inggris yang kuat untuk melangkah ke level berikutnya.
Yang paling penting, jangan loncat checkpoint. Banyak pembelajar gagal bukan karena kurang usaha, tapi karena mulai dari tengah, bukan dari dasar. Belajar dasar bahasa Inggris memang terasa lambat di awal.
Tapi begitu 9 checkpoint ini kuat, semua materi lanjutan, mulai dari percakapan, menulis email, sampai presentasi kerja, akan terasa jauh lebih ringan dipelajari.

Sumber: Data frekuensi kosakata bahasa Inggris (Mikey Does, kajian akuisisi kosakata berbasis frekuensi); Kamus Mini 500 Kosakata Wajib, Engli.ID (2022).