Baca
Updated
Kosakata umum saja tidak cukup kalau situasi persalinan yang Anda hadapi berbeda-beda. Bahasa yang dipakai saat mendampingi operasi caesar berbeda jauh dari bahasa untuk persalinan normal, apalagi kalau ibunya sedang panik atau memilih melahirkan di air.
Artikel ini kelanjutan dari Bahasa Inggris untuk Bidan: Panduan Lengkap Kosakata, Drill Kalimat, dan Cara Belajarnya. Kalau kosakata dan kalimat dasar di artikel itu sudah Anda kuasai, sekarang saatnya masuk lebih spesifik: kosakata bahasa Inggris untuk bidan di tujuh situasi persalinan yang paling sering ditemui, lengkap dengan contoh kalimat dan terjemahannya.
Daftar Isi
1. Operasi Caesar (Caesarean Section)
Ibu yang menjalani operasi caesar butuh penjelasan yang tenang soal prosedur, terutama kalau ini pengalaman pertamanya.
Kosakata:
- caesarean section (C-section) — operasi caesar
- spinal anesthesia — bius spinal
- incision — sayatan
- operating room — ruang operasi
- recovery — pemulihan
Kalimat dan terjemahan:
- “The doctor has decided a C-section is the safest option for you and the baby.”
— “Dokter memutuskan operasi caesar adalah pilihan paling aman untuk Anda dan bayi.” - “You’ll receive spinal anesthesia, so you’ll be awake but won’t feel pain.”
— “Anda akan diberi bius spinal, jadi Anda tetap sadar tapi tidak merasa sakit.” - “You’ll feel some pulling and pressure, but no pain.”
— “Anda akan merasa tarikan dan tekanan, tapi tidak sakit.” - “Your partner can be with you in the operating room.”
— “Pasangan Anda bisa mendampingi di ruang operasi.” - “The baby will be out in just a few minutes.”
— “Bayinya akan lahir hanya dalam beberapa menit lagi.”
Catatan kontrastif: bidan Indonesia sering menerjemahkan “Anda tidak akan merasa sakit” jadi “you will not feel sick”—padahal sick berarti mual, bukan nyeri. Kata yang tepat adalah pain, sehingga kalimatnya jadi “you won’t feel pain.”
2. Persalinan Normal (Vaginal Birth)
Situasi ini butuh instruksi yang jelas dan berulang, karena ibu harus mengikuti aba-aba mengejan dengan tepat.
Kosakata:
- contraction — kontraksi
- dilation — pembukaan serviks
- push — mengejan
- crowning — kepala bayi mulai terlihat
- episiotomy — gunting perineum (jika diperlukan)
Kalimat dan terjemahan:
- “Your cervix is now fully dilated, it’s time to start pushing.”
— “Serviks Anda sudah membuka penuh, sekarang saatnya mulai mengejan.” - “Push when I count to three, then rest between contractions.”
— “Mengejan saat saya hitung sampai tiga, lalu istirahat di antara kontraksi.” - “I can see the baby’s head now, you’re almost there.”
— “Saya sudah bisa lihat kepala bayinya sekarang, sebentar lagi selesai.” - “One more big push, and the baby will be here.”
— “Satu kali mengejan lagi, dan bayinya akan lahir.”
3. Melahirkan di Air (Water Birth)
Water birth butuh kosakata khusus soal keamanan air dan posisi tubuh ibu.
Kosakata:
- birthing pool — kolam bersalin
- water temperature — suhu air
- buoyancy — daya apung (membantu ibu bergerak lebih bebas)
- submerge — merendam(kan)
- lift the baby — mengangkat bayi
Kalimat dan terjemahan:
- “The water temperature is perfect, around body temperature.”
— “Suhu airnya pas, sekitar suhu tubuh.” - “The water can help you feel more relaxed between contractions.”
— “Airnya bisa membantu Anda merasa lebih rileks di antara kontraksi.” - “We’ll lift the baby to the surface gently right after birth.”
— “Kami akan mengangkat bayi ke permukaan dengan lembut segera setelah lahir.” - “Let me know if you’d like to change position in the water.”
— “Beri tahu saya kalau Anda ingin ganti posisi di dalam air.”
Catatan kontrastif: kata submerge sering disalahartikan sebagai “tenggelam” oleh penutur Indonesia, padahal maknanya netral—sekadar “merendam” tubuh dalam air, bukan berkonotasi bahaya.
4. Ibu yang Panik (Panicking Mother)
Situasi ini paling menuntut ketenangan nada bicara Anda, bukan sekadar ketepatan kosakata.
Kosakata:
- stay calm — tetap tenang
- breathe with me — bernapas bersama saya
- you’re safe — Anda aman
- I’m right here — saya di sini
- slow down — perlambat (napas atau gerakan)
Kalimat dan terjemahan:
- “I know this is scary, but you’re safe and we’re right here with you.”
— “Saya tahu ini menakutkan, tapi Anda aman dan kami di sini bersama Anda.” - “Let’s breathe together—in through your nose, out through your mouth.”
— “Mari bernapas bersama—tarik lewat hidung, keluarkan lewat mulut.” - “You’re not alone. I won’t leave your side.”
— “Anda tidak sendirian. Saya tidak akan meninggalkan Anda.” - “Try to slow down your breathing, just like this.”
— “Coba perlambat napas Anda, seperti ini.”
Catatan kontrastif: dalam bahasa Indonesia, kita cenderung menenangkan dengan kalimat panjang berisi penjelasan. Dalam bahasa Inggris, kalimat pendek yang diulang seperti “you’re safe” justru lebih efektif menenangkan ibu yang sedang panik dibanding penjelasan panjang.
5. Persalinan Prematur (Preterm Labor)
Situasi ini butuh penjelasan yang jujur tapi tidak menakut-nakuti, karena ibu biasanya sangat cemas soal kondisi bayi.
Kosakata:
- preterm labor — persalinan prematur
- gestational age — usia kehamilan
- NICU (Neonatal Intensive Care Unit) — ruang perawatan intensif bayi
- lung development — perkembangan paru-paru
- monitor closely — memantau dengan ketat
Kalimat dan terjemahan:
- “Your baby is coming a bit early, but we’re prepared for this.”
— “Bayi Anda akan lahir sedikit lebih awal, tapi kami sudah siap menghadapinya.” - “The baby may need to stay in the NICU for observation.”
— “Bayinya mungkin perlu tinggal di ruang NICU untuk pengawasan.” - “We’re monitoring both of you closely right now.”
— “Kami memantau Anda berdua dengan ketat sekarang.” - “Many babies born at this stage do very well with the right care.”
— “Banyak bayi yang lahir di tahap ini berkembang baik dengan perawatan yang tepat.”
6. Pendarahan Pasca Melahirkan (Postpartum Hemorrhage)
Situasi darurat ini butuh kalimat singkat, tegas, dan menenangkan sekaligus, karena ibu bisa merasa sangat lemah.
Kosakata:
- postpartum hemorrhage — pendarahan pasca melahirkan
- heavy bleeding — pendarahan hebat
- IV fluids — cairan infus
- stabilize — menstabilkan
- stay with us — tetap bersama kami
Kalimat dan terjemahan:
- “You’re bleeding a bit more than usual, we’re taking care of it right now.”
— “Anda mengalami pendarahan sedikit lebih banyak dari biasanya, kami sedang menanganinya sekarang.” - “We’re giving you IV fluids to help stabilize you.”
— “Kami memberi Anda cairan infus untuk membantu menstabilkan kondisi Anda.” - “Stay with us, you’re in good hands.”
— “Tetap bersama kami, Anda ditangani dengan baik.” - “Your baby is safe and being cared for while we help you.”
— “Bayi Anda aman dan sedang dirawat selagi kami membantu Anda.”
7. Suami atau Pendamping di Ruang Bersalin (Partner Present)

Bidan juga perlu bahasa Inggris untuk melibatkan pasangan atau pendamping persalinan, bukan hanya bicara ke ibu.
Kosakata:
- support person — pendamping
- hold her hand — memegang tangannya
- encourage — memberi semangat
- step outside — keluar sebentar
- cut the cord — memotong tali pusar
Kalimat dan terjemahan:
- “You can hold her hand and encourage her through each contraction.”
— “Anda bisa memegang tangannya dan memberi semangat di setiap kontraksi.” - “Would you like to cut the umbilical cord after the birth?”
— “Apakah Anda ingin memotong tali pusar setelah bayi lahir?” - “I’ll let you know if we need you to step outside for a moment.”
— “Saya akan beri tahu kalau kami perlu Anda keluar sebentar.” - “You’re doing a great job supporting her.”
— “Anda sudah melakukan tugas yang bagus dalam mendampinginya.”
Kesalahan Umum Lintas Situasi
- Memakai nada yang sama untuk semua situasi. Kalimat menenangkan untuk ibu panik berbeda dari kalimat instruksional untuk persalinan normal.
- Menerjemahkan kata secara harfiah tanpa memperhatikan konotasi. Seperti sick vs pain, atau submerge yang terdengar menakutkan padahal netral.
- Terlalu banyak penjelasan di situasi darurat. Semakin darurat situasinya (pendarahan, panik), semakin pendek dan tegas kalimat yang sebaiknya dipakai.
- Melupakan pendamping/suami. Bidan kadang hanya fokus bicara ke ibu, padahal melibatkan pendamping juga bagian dari komunikasi yang baik.
Latihan Singkat
Cocokkan kalimat berikut dengan situasi yang paling sesuai (caesar, normal, water birth, ibu panik, prematur, pendarahan, atau pendamping):
- “You’ll feel some pulling and pressure, but no pain.”
- “Let’s breathe together—in through your nose, out through your mouth.”
- “Would you like to cut the umbilical cord after the birth?”
- “The baby may need to stay in the NICU for observation.”
- “We’re giving you IV fluids to help stabilize you.”
FAQ
Apakah saya harus hafal semua kosakata di setiap situasi sekaligus?
Tidak perlu. Fokus dulu pada situasi yang paling sering Anda hadapi di tempat kerja, baru perluas ke situasi lain.
Bagaimana kalau situasi persalinan berubah mendadak, misalnya dari rencana normal jadi caesar darurat?
Siapkan diri dengan kosakata dari kedua situasi. Kalimat inti seperti “we need to move to an emergency C-section” penting dihafal di luar kepala.
Apakah kosakata ini berlaku sama di semua rumah sakit?
Kosakata ini bersifat fungsional dan umum dipakai secara internasional, tapi tetap sesuaikan dengan SOP komunikasi pasien di tempat kerja Anda.
Penutup
Setiap situasi persalinan punya kebutuhan bahasa yang berbeda—bukan cuma kosakata, tapi juga nada dan kecepatan bicara. Semakin spesifik latihan Anda sesuai situasi, semakin percaya diri Anda saat menghadapi momen nyata di ruang bersalin.
Kalau Anda ingin membangun dasar sebelum masuk ke kosakata spesifik ini, kembali dulu ke Bahasa Inggris untuk Bidan: Panduan Lengkap Kosakata, Drill Kalimat, dan Cara Belajarnya, atau lihat cakupan lebih luas di Bahasa Inggris untuk Tenaga Kesehatan.
