Baca
Updated
Dasar-Dasar Bahasa Inggris untuk Guru SD
Apa bahasa Inggrisnya guru SD? Kenapa guru SD wajib bisa bahasa Inggris? Simak arti, kosakata, kalimat kelas, dan cara belajarnya di sini.
Istri saya guru SD di Al-Fitiyan, Aceh. Sebelum menikah, bahasa Inggrisnya sangat minim. Ia sering bertanya ke saya, kata ini artinya apa, kalimat itu benar atau tidak. Saya tidak memberinya kursus.
Saya hanya mengajaknya ngobrol sederhana dalam bahasa Inggris, setiap hari. Beberapa tahun kemudian, ia lancar. Sekarang ia guru tetap di sekolah tempat ia mengajar. Bahasa Inggris jadi salah satu alasan sekolah mempertahankannya.
Cerita ini bukan untuk pamer. Ini bukti sederhana bahwa guru SD bisa belajar bahasa Inggris, walau bukan lulusan Sastra Inggris. Artikel ini akan membahas semuanya, dari istilah, alasan, sampai cara belajar bahasa Inggris untuk guru SD.
Daftar Isi
Apa Bahasa Inggrisnya Guru SD?
Bahasa Inggris untuk guru SD adalah elementary school teacher. Ini istilah yang paling umum dipakai, baik di dokumen resmi maupun percakapan sehari-hari.
Ada juga istilah primary school teacher. Artinya sama. Bedanya hanya soal wilayah pemakaian.
Kalau Anda mencari materi bahasa Inggris untuk guru SD, dua istilah ini adalah kata kunci utama yang wajib Anda kenal lebih dulu. Semua materi belajar, buku, dan jurnal internasional akan memakai salah satu dari dua istilah ini.
Sinonim dalam American English dan British English
Ini bagian yang sering bikin bingung. Amerika dan Inggris punya kebiasaan berbeda dalam menyebut jenjang SD.
American English:
- Elementary school teacher
- Elementary teacher
- Grade school teacher (informal)
British English:
- Primary school teacher
- Primary teacher
Kalau Anda menonton film atau berita dari Amerika, Anda akan sering mendengar elementary school. Kalau sumbernya dari Inggris, Australia, atau bekas jajahan Inggris, biasanya dipakai primary school.
Untuk percakapan sehari-hari, dua-duanya benar. Tidak ada yang salah. Pilih saja satu, lalu konsisten memakainya.

Kenapa Guru SD Penting Bisa Bahasa Inggris?
Jawaban singkatnya: karena bahasa Inggris sudah masuk ke banyak sisi pekerjaan guru SD, bukan hanya untuk yang mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris.
Guru SD sering menemukan buku ajar, video pembelajaran, dan pelatihan yang memakai bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Guru SD juga makin sering bertemu wali murid ekspatriat, kunjungan sekolah internasional, atau lomba tingkat nasional yang soal-soalnya memakai istilah bahasa Inggris.
Penelitian yang membahas guru sekolah dasar di Korea, Taiwan, dan Jepang menemukan hal serupa. Para guru merasakan kesenjangan yang cukup besar antara kemampuan bahasa Inggris mereka sendiri dan tingkat kemampuan yang sebenarnya dibutuhkan untuk mengajar bahasa Inggris secara efektif. Ini menunjukkan bahwa kesenjangan ini bukan masalah orang Indonesia saja. Ini masalah global.
Ini juga alasan kenapa saya menulis artikel khusus soal kenapa guru harus bisa bahasa Inggris. Kalau Anda ingin penjelasan lebih dalam, silakan buka artikel itu.
Guru SD Seperti Apa yang Paling Butuh Bahasa Inggris?
Tidak semua guru SD butuh level yang sama. Tapi beberapa profil berikut ini paling merasakan urgensinya:
- Guru kelas biasa yang harus menyisipkan istilah bahasa Inggris dasar dalam pelajaran, seperti Matematika atau IPA.
- Guru di sekolah dengan program bilingual atau sekolah yang berafiliasi internasional.
- Guru yang sedang mengejar sertifikasi atau pelatihan yang materinya berbahasa Inggris.
- Guru non-Bahasa Inggris yang tiba-tiba diminta membantu mengajar bahasa Inggris karena kekurangan guru khusus. Saya sudah membahas situasi ini secara detail di bahasa Inggris untuk guru non-Bahasa Inggris.
- Guru yang ingin naik jenjang karier, misalnya jadi kepala sekolah atau pindah ke sekolah swasta yang bonafide.
Kalau Anda masuk salah satu dari lima profil ini, bahasa Inggris bukan lagi pelengkap. Bahasa Inggris jadi kebutuhan.
Minimal Harus Tahu Apa? Empat Kemampuan Dasar
Guru SD tidak wajib fasih seperti penerjemah. Tapi ada empat kemampuan minimal yang sebaiknya dikuasai:
Pertama, instructional language. Ini bahasa untuk memberi instruksi di kelas. Contoh: “Open your books”, “Line up, please”.
Kedua, kosakata mata pelajaran dasar. Istilah sederhana dalam Matematika, IPA, dan IPS yang muncul di buku ajar berbahasa Inggris atau soal olimpiade.
Ketiga, kemampuan menyederhanakan penjelasan. Anak SD butuh kalimat pendek dan jelas, bukan kalimat rumit ala buku teks.
Keempat, percakapan dasar dengan wali murid atau tamu. Cukup untuk basa-basi, memberi arahan, atau menjawab pertanyaan sederhana.
Temuan riset terbaru tentang guru EFL di sekolah dasar mendukung urutan ini. Studi tersebut mengidentifikasi lima kebutuhan kemampuan bahasa Inggris utama: bahasa instruksional, kompetensi interaksi, pelafalan, kemampuan menjelaskan dan menyederhanakan kosakata, serta kompetensi komunikasi dwibahasa. Empat poin di atas sudah mencakup inti dari temuan tersebut, disesuaikan dengan kebutuhan guru SD di Indonesia.
Bahasa Inggris dalam Kelas SD: Contoh Penggunaan Sehari-hari
Bahasa Inggris di kelas SD tidak harus rumit. Cukup dipakai untuk hal-hal rutin, supaya anak terbiasa mendengar.
Contoh situasi:
- Membuka kelas: “Good morning, everyone. How are you today?”
- Mengecek kehadiran: “Who is absent today?”
- Memberi instruksi tugas: “Please open your book to page ten.”
- Menutup kelas: “That’s all for today. See you tomorrow.”
Anda tidak perlu menerjemahkan seluruh pelajaran. Cukup selipkan frasa-frasa ini secara konsisten. Lama-lama, anak dan guru sama-sama terbiasa.
Latihan Kosakata dan Kalimat untuk Guru SD
Berikut kosakata dasar yang sering dipakai guru SD sehari-hari, lengkap dengan terjemahan.
| Bahasa Inggris | Terjemahan |
|---|---|
| Whiteboard | Papan tulis |
| Attendance | Daftar hadir |
| Homework | Pekerjaan rumah |
| Classroom | Ruang kelas |
| Recess | Waktu istirahat |
| Report card | Rapor |
| Group work | Kerja kelompok |
| Quiz | Kuis |
Contoh kalimat latihan:
- “Please sit down and open your notebook.” โ Silakan duduk dan buka buku catatan kalian.
- “Raise your hand before you speak.” โ Angkat tangan sebelum berbicara.
- “Let’s check your homework together.” โ Mari kita periksa PR kalian bersama-sama.
- “Well done, everyone. I’m proud of you.” โ Bagus sekali, semuanya. Saya bangga dengan kalian.
Latih kalimat-kalimat ini setiap hari. Ucapkan keras-keras, bukan hanya dibaca dalam hati. Ini cara paling cepat membentuk kebiasaan lisan.
Cara Belajar Bahasa Inggris untuk Guru SD
Cara paling efektif bukan kursus mahal atau kelas formal berjam-jam. Cara paling efektif adalah kebiasaan kecil yang konsisten.
Mulai dari percakapan sederhana. Ini yang saya lakukan ke istri saya. Bukan grammar, bukan hafalan rumus. Hanya ngobrol ringan setiap hari, memakai bahasa Inggris.
Gunakan kalimat kelas sebagai latihan harian. Kalimat-kalimat instruksi di atas bisa dipakai berulang. Semakin sering dipakai, semakin melekat.
Dengarkan sebelum bicara. Tonton video pendek berbahasa Inggris untuk anak-anak. Ini melatih telinga dan memberi contoh pelafalan yang benar.
Catat kosakata baru setiap minggu. Fokus pada kosakata yang relevan dengan pekerjaan Anda, bukan kosakata acak.
Cari komunitas atau rekan belajar. Belajar bersama membuat Anda lebih konsisten.
Pendekatan ini juga sejalan dengan konsep pengembangan guru yang menyeluruh, memadukan pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Saya membahas konsep ini lebih dalam di The Head, Heart, and Hand Concept, yang relevan untuk guru SD yang ingin belajar bahasa Inggris secara utuh, bukan cuma hafal kosakata.
Jangan menunggu waktu luang yang panjang. Guru SD biasanya sudah sibuk dengan RPP, koreksi tugas, dan administrasi kelas. Kalau menunggu waktu lapang baru belajar, waktu itu tidak akan pernah datang. Lebih baik sisihkan sepuluh sampai lima belas menit setiap hari, di jam yang sama. Konsistensi kecil ini yang membentuk kebiasaan, bukan sesi belajar panjang yang jarang dilakukan.
Alat Bantu Belajar Bahasa Inggris untuk Guru SD
Selain kebiasaan harian, guru SD juga bisa memanfaatkan beberapa alat pendukung berikut.
Aplikasi kamus dan penerjemah. Berguna untuk mengecek arti kata dengan cepat saat menyiapkan bahan ajar. Tapi jangan jadikan alat ini sebagai pengganti belajar, cukup sebagai bantuan sementara.
Aplikasi belajar kosakata bergambar. Cocok untuk guru SD karena kosakatanya sederhana dan visual, mirip dengan cara mengajar anak-anak.
Video pendek berbahasa Inggris untuk anak. Selain melatih telinga guru, video ini juga bisa langsung dipakai sebagai bahan ajar di kelas.
Rekan sejawat sebagai partner latihan. Ajak satu atau dua rekan guru untuk saling menyapa dalam bahasa Inggris setiap pagi. Latihan seperti ini terasa ringan karena dilakukan bersama, bukan sendirian.
Catatan kosakata mingguan. Tulis lima sampai sepuluh kata baru setiap minggu di buku kecil. Baca ulang catatan itu sebelum memulai pekan berikutnya.
Alat-alat ini hanya pendukung. Yang menentukan hasil akhirnya tetap kebiasaan berbicara dan mendengar bahasa Inggris secara rutin, seperti yang saya jelaskan sebelumnya.
Apa Jadinya Kalau Guru SD Belum Bisa Bahasa Inggris?
Ini bagian yang jarang dibahas terbuka. Tapi penting.
Guru yang belum bisa bahasa Inggris cenderung menghindari materi berbahasa Inggris, walau materinya bagus. Guru jadi bergantung penuh pada penerjemah atau aplikasi.
Dalam rapat atau pelatihan internasional, guru sering hanya mengandalkan gerakan tangan dan terjemahan otomatis. Ini bisa membuat guru kurang percaya diri, bahkan di depan murid sendiri.
Riset tentang hubungan kemampuan bahasa Inggris guru dan rasa percaya diri mengajar juga menunjukkan pola yang sama. Ada korelasi positif yang kuat antara kemampuan bahasa Inggris guru di kelas dan rasa percaya diri mereka dalam mengajar.
Artinya, semakin lancar guru berbahasa Inggris, semakin percaya diri pula guru itu mengajar, apa pun mata pelajarannya.
Dampak lain: guru sulit naik ke posisi lebih strategis, seperti kepala sekolah atau koordinator kurikulum, karena posisi ini sering menuntut komunikasi dengan pihak luar berbahasa Inggris. Peluang pelatihan ke luar negeri atau sertifikasi internasional juga sering terlewat begitu saja.
Istri saya dulu mengalami sebagian dari ini. Ia ragu menjawab pertanyaan orang tua murid yang berbahasa Inggris. Setelah rutin belajar, keraguan itu hilang. Sekarang ia justru jadi salah satu guru yang dipercaya sekolah untuk urusan yang berhubungan dengan bahasa Inggris.
Kesimpulan
Bahasa Inggris untuk guru SD bukan soal gelar Sastra Inggris. Ini soal kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus. Mulai dari mengenal istilah dasarnya, memahami kenapa ini penting, sampai rutin melatih kalimat kelas sehari-hari.
Kalau istri saya bisa, guru SD mana pun juga bisa. Yang dibutuhkan hanya niat dan konsistensi, bukan bakat khusus.
Untuk panduan lebih lengkap seputar bahasa Inggris untuk profesi guru, silakan baca juga bahasa Inggris untuk guru dan versi ringkas dalam bahasa Inggris di English for Teachers.
FAQ
Apa bahasa Inggrisnya guru SD?
Elementary school teacher (American English) atau primary school teacher (British English).
Apakah guru SD wajib bisa bahasa Inggris?
Tidak selalu wajib secara aturan, tapi sangat membantu untuk memahami materi ajar, mengikuti pelatihan, dan berkomunikasi dengan wali murid atau tamu internasional.
Berapa lama waktu belajar bahasa Inggris untuk guru SD sampai lancar?
Tidak ada patokan pasti. Yang menentukan bukan lama waktu, tapi konsistensi latihan harian, seperti percakapan sederhana setiap hari.
Dari mana sebaiknya guru SD mulai belajar bahasa Inggris?
Mulai dari kalimat instruksi kelas yang paling sering dipakai sehari-hari, baru masuk ke kosakata mata pelajaran.

Sumber:
- Butler, Y.G. (2004). What Level of English Proficiency Do Elementary School Teachers Need to Attain to Teach EFL? Case Studies from Korea, Taiwan, and Japan.
- Zakiyah. Pedagogical English Proficiency Requirements for Elementary EFL Teachers. Journal of English Education Program (JEEP).
- Frontiers in Psychology. The Relationship Between Teachers’ Classroom English Proficiency and Their Teaching Self-Efficacy in an English Medium Instruction Context.