Contoh Kalimat Passive Voice Simple Past Tense

9 menit

Baca

Updated

Coba bayangkan Anda sedang bercerita soal kejadian kemarin. “Rumah itu dibangun tahun lalu.” “Suratnya sudah dikirim minggu lalu.” Semua kalimat ini pasif, dan semua terjadi di masa lalu. Nah, itulah yang disebut passive voice simple past tense.

Rumusnya singkat: was/were + Verb 3. Contoh: “The house was built last year.” (Rumah itu dibangun tahun lalu.)

Tense ini sebenarnya salah satu yang paling sering dipakai dalam bahasa Inggris sehari-hari, karena kita memang lebih sering menceritakan hal yang sudah terjadi dibanding hal yang sedang atau akan terjadi.

Begitu Anda paham polanya, Anda akan sadar bentuk ini muncul di mana-mana: berita, cerita, laporan, bahkan obrolan santai soal kejadian kemarin.

Kalau Anda belum familiar dengan konsep dasar passive voice, sebaiknya baca dulu contoh kalimat passive voice sebagai fondasi, karena artikel ini fokus khusus ke bentuk lampaunya saja.

Kapan Passive Voice Simple Past Dipakai?

Passive voice simple past dipakai untuk menceritakan aksi yang sudah selesai di masa lalu, tapi fokusnya bukan pada siapa pelakunya, melainkan pada apa yang terjadi.

Ini sering muncul di tiga situasi: laporan kejadian (“The window was broken”), sejarah atau fakta masa lalu (“The pyramids were built thousands of years ago”), dan berita (“The suspect was arrested yesterday”).

Dari pengalaman mengajar, saya sering melihat siswa lancar bikin kalimat past tense aktif, tapi begitu diminta versi pasifnya, mereka ragu. Padahal rumusnya cuma butuh dua hal: bentuk “to be” yang tepat, dan verb 3.

Rumus Lengkap: Was/Were + Verb 3

Pemilihan “was” atau “were” tergantung subjek, bukan tergantung waktu. “Was” dipakai untuk subjek tunggal (I, he, she, it), “were” untuk subjek jamak (you, we, they).

Kalau Anda masih sering ketuker soal ini, ada baiknya pelajari lagi cara menggunakan to be yang benar, karena kesalahan paling umum di passive voice past tense justru bukan di verb-nya, tapi di pemilihan “was” atau “were”.

Contoh:

  • “The cake was baked by my mother.” (Kue itu dipanggang oleh ibu saya.) โ†’ subjek tunggal, pakai “was”.
  • “The reports were submitted on time.” (Laporan-laporan itu diserahkan tepat waktu.) โ†’ subjek jamak, pakai “were”.

Untuk bagian verb 3-nya, ada dua jenis yang perlu Anda bedakan: regular verb (tinggal tambah -ed, seperti “clean” jadi “cleaned”) dan irregular verb yang bentuknya berubah total (seperti “write” jadi “written”, “buy” jadi “bought”).

Kalau Anda ingin memastikan bentuk lampau kata kerjanya dulu sebelum diubah ke pasif, cek rumus simple past tense untuk daftar dan polanya.

10 Contoh Kalimat Passive Voice Simple Past

Berikut contoh kalimat aktif yang diubah ke passive voice simple past, lengkap dengan terjemahan.

  1. Active: “They built this bridge in 1998.” โ†’ Passive: “This bridge was built in 1998.” (Jembatan ini dibangun pada 1998.)
  2. Active: “She wrote three books last year.” โ†’ Passive: “Three books were written by her last year.” (Tiga buku ditulis olehnya tahun lalu.)
  3. Active: “The company launched the product last month.” โ†’ Passive: “The product was launched last month.” (Produk itu diluncurkan bulan lalu.)
  4. Active: “Someone stole my wallet yesterday.” โ†’ Passive: “My wallet was stolen yesterday.” (Dompet saya dicuri kemarin.)
  5. Active: “The teacher graded all the exams.” โ†’ Passive: “All the exams were graded by the teacher.” (Semua ujian dinilai oleh guru.)
  6. Active: “They canceled the meeting.” โ†’ Passive: “The meeting was canceled.” (Pertemuan itu dibatalkan.)
  7. Active: “The chef prepared a special dish.” โ†’ Passive: “A special dish was prepared by the chef.” (Hidangan spesial disiapkan oleh koki.)
  8. Active: “Workers repaired the road last week.” โ†’ Passive: “The road was repaired last week.” (Jalan itu diperbaiki minggu lalu.)
  9. Active: “The government announced the policy yesterday.” โ†’ Passive: “The policy was announced yesterday.” (Kebijakan itu diumumkan kemarin.)
  10. Active: “She delivered the package this morning.” โ†’ Passive: “The package was delivered this morning.” (Paket itu dikirim pagi ini.)

Perhatikan pola “by” di atas. Beberapa kalimat memakainya, beberapa tidak. Aturannya sama seperti tense lain: “by” boleh dihilangkan kalau pelakunya tidak penting atau tidak diketahui, seperti pada kalimat “The meeting was canceled” dan “My wallet was stolen yesterday”.

Cara Mengubah Kalimat Aktif Simple Past ke Passive

Langkahnya sama seperti tense lain, hanya beda di bentuk “to be”-nya.

Langkah 1: Cari objek kalimat aktif, lalu jadikan subjek baru.
Langkah 2: Tentukan “was” atau “were” sesuai subjek baru tersebut.
Langkah 3: Ubah verb ke bentuk ketiga (V3), bukan bentuk kedua (V2).

Ini bagian yang sering salah. Banyak siswa menulis “The letter was wrote by her” karena mengira bentuk past tense biasa (V2) juga dipakai di passive voice. Padahal yang benar tetap V3: “The letter was written by her.”

Langkah 4: Pindahkan subjek asli ke belakang dengan “by” di depannya, kalau memang perlu disebut.

Daftar Irregular Verb yang Sering Dipakai di Passive Voice Past

Karena bentuk ketiga (V3) untuk irregular verb tidak mengikuti pola tetap, ada baiknya Anda hafalkan beberapa yang paling sering muncul di kalimat pasif sehari-hari.

  • write โ†’ written (menulis)
  • buy โ†’ bought (membeli)
  • build โ†’ built (membangun)
  • break โ†’ broken (memecah)
  • steal โ†’ stolen (mencuri)
  • catch โ†’ caught (menangkap)
  • send โ†’ sent (mengirim)
  • take โ†’ taken (mengambil)
  • give โ†’ given (memberi)
  • make โ†’ made (membuat)

Bandingkan dengan regular verb yang jauh lebih sederhana, tinggal tambah “-ed”: clean โ†’ cleaned, finish โ†’ finished, repair โ†’ repaired, announce โ†’ announced. Kalau Anda ragu satu kata kerja termasuk regular atau irregular, cara paling cepat adalah mengecek dulu bentuk V2-nya di rumus simple past, karena V2 dan V3 untuk irregular verb sering berbeda, sementara untuk regular verb biasanya sama.

Contoh Passive Voice Simple Past dalam Tiga Konteks

Supaya lebih kebayang, berikut tiga konteks di mana passive voice simple past paling sering muncul.

Dalam berita:
“The bridge was damaged during the storm.” (Jembatan itu rusak saat badai.) Berita cenderung memakai passive voice karena fokusnya pada peristiwa, bukan pelakunya.

Dalam laporan kerja:
“The data was collected over three months.” (Data itu dikumpulkan selama tiga bulan.) Laporan formal sering pakai passive voice supaya terdengar lebih objektif.

Dalam percakapan sehari-hari:
“My phone was fixed yesterday.” (HP saya diperbaiki kemarin.) Di sini fokusnya pada hasil, bukan siapa yang memperbaiki.

Tiga konteks ini menunjukkan bahwa passive voice simple past bukan cuma latihan tata bahasa, tapi benar-benar dipakai dalam komunikasi nyata, baik formal maupun santai.

Passive Voice Simple Past vs Simple Present: Apa Bedanya?

Perbedaannya cuma di “to be” dan makna waktunya. Simple present passive pakai “is/am/are”, untuk kebiasaan atau fakta umum. Simple past passive pakai “was/were”, untuk kejadian yang sudah selesai.

Bandingkan: “The store is opened at 9 AM every day” (rutin, kebiasaan) dengan “The store was opened late yesterday” (kejadian spesifik kemarin).

Kalau Anda ingin melihat perbandingan lebih detail antar tense, termasuk present continuous, silakan cek juga beda simple present dan present continuous supaya makin jelas kapan masing-masing tense dipakai, baik dalam bentuk aktif maupun pasif.

Latihan Lanjutan: Tentukan Aktif atau Pasif

Sebelum masuk ke latihan mengubah kalimat, coba dulu latihan mengenali. Baca lima kalimat berikut, lalu tentukan mana yang active dan mana yang passive.

  1. “The invitation was printed last week.”
  2. “They organized the event successfully.”
  3. “The award was given to the best student.”
  4. “She cooked dinner for the whole family.”
  5. “The house was sold within a month.”

Cara ceknya gampang: cek dulu apakah ada “was/were” diikuti verb 3. Kalau ada, itu passive. Kalau subjeknya langsung melakukan aksi tanpa “to be” plus verb 3, itu active. Dari lima kalimat di atas, nomor 1, 3, dan 5 adalah passive voice, sedangkan nomor 2 dan 4 adalah active voice.

Latihan: Ubah Kalimat Ini ke Passive Voice Simple Past

Coba kerjakan lima soal ini sendiri, sebelum lihat pola jawabannya di rumus sebelumnya.

  1. “The workers finished the project last week.”
  2. “My brother fixed the computer yesterday.”
  3. “The police caught the thief last night.”
  4. “The students returned the books on time.”
  5. “The company sent the invoice two days ago.”

Cek dulu subjeknya tunggal atau jamak untuk menentukan “was” atau “were”, baru ubah verb ke bentuk ketiga.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Ada dua kesalahan yang paling sering saya temukan di kelas, khusus untuk passive voice simple past.

Pertama, memakai V2 alih-alih V3. Ingat, passive voice selalu pakai bentuk ketiga, meskipun tense-nya lampau. “Was wrote” itu salah, yang benar “was written”.

Kedua, salah pilih “was” atau “were” karena bingung dengan subjek aslinya. Subjek yang menentukan “was/were” adalah subjek baru di kalimat pasif, bukan subjek di kalimat aktif aslinya. Contoh: “They wrote the letters” (subjek asli “they”, jamak) menjadi “The letters were written by them” (subjek baru “the letters”, tetap jamak, jadi tetap “were”).

Selain dua kesalahan itu, ada juga kebiasaan menambahkan “by” di setiap kalimat, padahal tidak selalu perlu. Kalau pelakunya sudah jelas dari konteks atau memang tidak penting disebut, lebih natural membiarkannya tanpa “by”. Semakin sering Anda membaca contoh kalimat asli, semakin terasa mana yang wajar dan mana yang terdengar dipaksakan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa rumus passive voice simple past tense?
Rumusnya adalah subjek + was/were + verb 3 + by (opsional) + pelaku.

Kapan pakai “was” dan kapan pakai “were” dalam passive voice?
“Was” dipakai untuk subjek tunggal (I, he, she, it, dan kata benda tunggal). “Were” dipakai untuk subjek jamak (you, we, they, dan kata benda jamak).

Apa beda passive voice simple past dan simple present?
Simple past passive menggunakan “was/were” untuk kejadian yang sudah selesai, sedangkan simple present passive menggunakan “is/am/are” untuk kebiasaan atau fakta umum.

Apakah verb dalam passive voice past tense berubah bentuk?
Ya. Verb selalu berubah ke bentuk ketiga (V3), bukan bentuk kedua (V2), meskipun kalimatnya menceritakan kejadian di masa lalu.

Apakah passive voice simple past bisa dipakai tanpa menyebut waktu spesifik?
Bisa. Anda tidak wajib menyebutkan “yesterday” atau “last week” di setiap kalimat. Selama konteksnya jelas menunjuk ke masa lalu yang sudah selesai, kalimat seperti “The report was completed” sudah cukup tanpa keterangan waktu tambahan.


Passive voice simple past sebenarnya tidak jauh berbeda dari bentuk present-nya. Yang berubah hanya “to be”-nya. Kalau Anda sudah kuasai polanya di satu tense, tense lain akan jauh lebih mudah dipelajari.


aufani yukzanali - mentor bahasa inggris

Tentang Aufani Yukzanali


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *