Baca
Updated
3 Tenses Dasar Bahasa Inggris: Simple Present, Past, Continuous
Kuasai 3 tenses dasar bahasa Inggris yang wajib dikuasai pemula: simple present, simple past, dan present continuous. Lengkap rumus dan contoh.
Ada belasan tenses dalam bahasa Inggris, tapi pemula tidak perlu menguasai semuanya sekaligus. Tiga tenses dasar bahasa Inggris ini sudah cukup untuk komunikasi harian: simple present, simple past, dan present continuous. Artikel ini membahas kapan masing-masing dipakai, rumusnya, dan bagaimana membedakannya saat bicara.
Kapan Anda Sebenarnya Butuh Tenses Ini?
Jawabannya: setiap kali Anda bicara tentang kebiasaan, kejadian yang sudah lewat, atau sesuatu yang sedang berlangsung sekarang.
Bayangkan percakapan sehari-hari. “Saya bekerja di bank” itu kebiasaan, pakai simple present. “Saya bekerja di bank tahun lalu” itu sudah selesai, pakai simple past. “Saya sedang bekerja sekarang” itu berlangsung saat ini, pakai present continuous. Tiga situasi ini muncul terus-menerus dalam percakapan harian, jadi tiga tenses ini juga yang paling sering dipakai.
Sebelum masuk lebih dalam, pastikan Anda sudah paham to be dan auxiliary verb, karena ketiganya dipakai untuk membentuk tenses ini. Panduan lengkapnya ada di to be dan auxiliary verb bahasa Inggris. Kalau dasar-dasar lain seperti kosakata dan struktur kalimat belum kuat, mulai dulu dari belajar bahasa Inggris dasar.
Daftar Isi
Simple Present: Kebiasaan dan Fakta
Jawabannya: dipakai untuk kebiasaan, rutinitas, dan fakta yang selalu benar.
Rumus positif: Subjek + kata kerja dasar (tambah -s/-es untuk He/She/It)
- I work every day.
- She works every day.
- Water boils at 100 degrees Celsius.
Rumus negatif: Subjek + do/does not + kata kerja dasar
- I do not (don’t) drink coffee.
- He does not (doesn’t) drink coffee.
Rumus tanya: Do/Does + subjek + kata kerja dasar
- Do you drink coffee?
- Does she drink coffee?
Kata sinyal: every day, usually, always, often, sometimes, never, on Mondays.
Kata-kata sinyal ini membantu Anda mengenali kapan simple present harus dipakai, bahkan sebelum memikirkan rumusnya.
Simple Past: Kejadian yang Sudah Selesai
Jawabannya: dipakai untuk kejadian yang sudah selesai di masa lalu, dengan waktu yang jelas atau tersirat.
Rumus positif: Subjek + kata kerja bentuk kedua (V2)
- I worked yesterday.
- She visited her mother last week.
- They went to Bandung last month.
Kata kerja bentuk kedua ada dua jenis. Regular verb tinggal tambah -ed, seperti work menjadi worked. Irregular verb berubah bentuk total, seperti go menjadi went, atau eat menjadi ate. Irregular verb ini harus dihafal satu per satu karena tidak mengikuti pola tetap.
Rumus negatif: Subjek + did not + kata kerja dasar
- I did not (didn’t) work yesterday.
- She did not (didn’t) visit her mother.
Perhatikan, begitu “did” muncul, kata kerja kembali ke bentuk dasar, bukan bentuk kedua. Ini kesalahan yang sering muncul: “She didn’t went” itu salah, yang benar “She didn’t go”.
Rumus tanya: Did + subjek + kata kerja dasar
- Did you work yesterday?
- Did she visit her mother?
Kata sinyal: yesterday, last week, last month, last year, ago, in 2020.
Present Continuous: Sedang Berlangsung Sekarang
Jawabannya: dipakai untuk kejadian yang sedang terjadi tepat saat ini, atau rencana dekat yang sudah pasti.
Rumus positif: Subjek + to be (am/is/are) + kata kerja + ing
- I am working now.
- She is studying English.
- They are having lunch.
Rumus negatif: Subjek + to be + not + kata kerja + ing
- I am not working now.
- She is not (isn’t) studying.
Rumus tanya: To be + subjek + kata kerja + ing
- Are you working now?
- Is she studying?
Kata sinyal: now, right now, at the moment, currently, look!, listen!
Present continuous juga sering dipakai untuk rencana yang sudah pasti dalam waktu dekat, meski belum terjadi sekarang. Contoh: “I am meeting my client tomorrow.” Ini bukan kejadian sekarang, tapi rencana yang sudah pasti.
Perhatikan perubahan ejaan saat menambah -ing. Tidak semua kata kerja tinggal ditambah -ing begitu saja. Ada tiga pola perubahan yang perlu diperhatikan:
- Kata kerja berakhiran e, huruf e dihilangkan dulu. Contoh: make menjadi making, write menjadi writing.
- Kata kerja satu suku kata dengan huruf konsonan-vokal-konsonan, konsonan terakhir digandakan. Contoh: run menjadi running, stop menjadi stopping.
- Kata kerja berakhiran ie, huruf ie berubah jadi y. Contoh: lie menjadi lying, die menjadi dying.
Selebihnya, tinggal tambahkan -ing langsung tanpa perubahan, seperti study menjadi studying, atau read menjadi reading.
Melihat Ketiganya dalam Satu Konteks
Jawabannya: ketiga tenses ini sering muncul bersamaan dalam satu cerita atau percakapan, bukan berdiri sendiri-sendiri.
Bayangkan cerita singkat berikut: “I usually work from home. Yesterday, I worked from the office because we had a meeting. Right now, I am writing a report for that meeting.”
Kalimat pertama pakai simple present, karena menjelaskan kebiasaan. Kalimat kedua pakai simple past, karena kejadian sudah selesai kemarin. Kalimat ketiga pakai present continuous, karena sedang berlangsung saat ini. Perhatikan bagaimana tiga tenses ini saling melengkapi dalam satu narasi, bukan dipakai secara terpisah.
Latihan yang efektif adalah menulis tiga kalimat pendek seperti ini setiap hari, menceritakan kebiasaan, kejadian kemarin, dan aktivitas sekarang. Pola ini melatih Anda beralih antar tenses secara alami.
Tabel Perbandingan Cepat
| Aspek | Simple Present | Simple Past | Present Continuous |
|---|---|---|---|
| Fungsi utama | Kebiasaan, fakta | Kejadian selesai | Sedang berlangsung |
| Rumus kata kerja | Dasar (+s/es) | Bentuk kedua (V2) | to be + ing |
| Kata sinyal | every day, usually | yesterday, last week | now, right now |
| Auxiliary negatif/tanya | do/does | did | to be (tanpa do/does) |
Kesalahan Paling Umum
Jawabannya: salah pilih bentuk kata kerja setelah auxiliary, dan tertukar antara kejadian rutin dengan kejadian sedang berlangsung.
- Kata kerja tidak kembali ke bentuk dasar setelah does/did. Contoh salah: “She doesn’t goes to school.” Yang benar: “She doesn’t go to school.”
- Memakai simple present untuk kejadian yang sedang berlangsung. Contoh kurang tepat: “I work now” untuk menjelaskan sedang bekerja saat ini. Yang lebih tepat: “I am working now.”
- Lupa mengubah kata kerja ke bentuk kedua di simple past. Contoh salah: “I go to Jakarta yesterday.” Yang benar: “I went to Jakarta yesterday.”
Kalau Anda sadar sering membuat salah satu dari tiga kesalahan ini, itu tanda bagian mana yang perlu lebih banyak latihan.
Daftar Irregular Verb yang Paling Sering Dipakai
Jawabannya: hafalkan dulu 15 kata kerja ini, karena paling sering muncul dalam kalimat sehari-hari.
| Bentuk Dasar | Simple Past |
|---|---|
| go | went |
| come | came |
| eat | ate |
| see | saw |
| have | had |
| do | did |
| make | made |
| take | took |
| give | gave |
| get | got |
| know | knew |
| think | thought |
| say | said |
| write | wrote |
| read | read |
Jangan hafal seluruh daftar irregular verb sekaligus. Mulai dari 15 kata ini, buat kalimat pendek dengan masing-masing, baru tambah kata baru setelah yang lama benar-benar melekat.
Latihan Cepat: Pilih Tenses yang Tepat
Coba isi titik-titik berikut dengan bentuk kata kerja yang tepat sebelum melihat jawabannya.
- I _ (work/worked) in a hospital every day.
- She _ (go/went) to Bali last year.
- They _ (are eating/eat) dinner right now.
- He _ (doesn’t/didn’t) like spicy food (kebiasaan, bukan kejadian lampau).
- We _ (are studying/study) for the exam at the moment.
Jawaban: 1) work, 2) went, 3) are eating, 4) doesn’t, 5) are studying.
Kalau ada yang salah, cek lagi kata sinyalnya. Kata “every day” menandakan simple present, “last year” menandakan simple past, dan “right now” atau “at the moment” menandakan present continuous.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kenapa harus belajar tiga tenses ini dulu, bukan yang lain?
Karena ketiganya paling sering dipakai dalam percakapan harian. Tenses lain seperti present perfect atau future tense lebih jarang muncul di level pemula.
Apakah simple present dan present continuous bisa dipakai untuk waktu yang sama?
Tidak selalu. Simple present untuk kebiasaan atau fakta umum, present continuous untuk kejadian yang benar-benar sedang berlangsung saat berbicara.
Bagaimana cara menghafal irregular verb di simple past?
Kelompokkan berdasarkan pola perubahan bunyi, misalnya go-went, come-came, see-saw. Hafalkan 10-15 kata per minggu sambil membuat kalimat pendek dengan masing-masing kata.
Apakah harus hafal semua kata sinyal tenses?
Tidak harus hafal semua, tapi mengenali beberapa kata sinyal paling umum (every day, yesterday, now) sangat membantu menentukan tenses mana yang harus dipakai dengan cepat.
Penutup
Tiga tenses dasar bahasa Inggris ini, simple present, simple past, dan present continuous, adalah fondasi untuk hampir semua percakapan harian. Simple present untuk kebiasaan, simple past untuk kejadian yang sudah selesai, present continuous untuk kejadian yang sedang berlangsung.
Latih ketiganya dengan kalimat pendek setiap hari, perhatikan kata sinyalnya, dan jangan lupa kembalikan kata kerja ke bentuk dasar setelah do, does, atau did muncul. Begitu tiga tenses ini kuat, Anda sudah punya modal besar untuk lanjut ke materi bahasa Inggris yang lebih kompleks.
Satu saran terakhir: jangan belajar tenses ini dari rumus di atas kertas saja. Coba ceritakan hari Anda dalam tiga kalimat pendek setiap malam, satu kebiasaan, satu kejadian tadi siang, satu hal yang sedang Anda lakukan saat menulis.
Latihan kecil dan konsisten seperti ini jauh lebih efektif dibanding menghafal tabel rumus tanpa pernah dipakai.
