Baca
Updated
Kata-kata yang tidak boleh dipakai saat meeting dalam bahasa Inggris umumnya adalah kalimat yang terdengar terlalu langsung, memerintah, atau menyalahkan.
Masalahnya, banyak orang tidak sadar kalimat yang mereka anggap netral, ternyata terdengar kasar di telinga penutur bahasa Inggris, terutama di forum profesional.
Artikel ini bagian dari seri bahasa Inggris untuk meeting. Kalau Anda sudah baca contoh kalimat bahasa Inggris saat meeting, artikel ini melengkapi dari sisi sebaliknya: kalimat yang perlu dihindari, dan cara menggantinya.
Daftar Isi
Kenapa Pemilihan Kata Saat Meeting Itu Penting?
Pemilihan kata memengaruhi bagaimana Anda dinilai sebagai rekan kerja. Kalimat yang terlalu blak-blakan bisa terdengar seperti perintah atau serangan pribadi, walau maksud Anda sebenarnya netral.
Dalam budaya kerja Barat, kesopanan sering ditunjukkan lewat struktur kalimat, bukan hanya kata “please” atau “sorry”. Modal verbs seperti would, could, should, might, dan may adalah alat utama untuk mengatur tingkat kesopanan itu.
Kata dan Kalimat yang Sebaiknya Dihindari Saat Meeting
1. Perintah Langsung
Kalimat perintah tanpa modal verb terdengar seperti instruksi ke bawahan, bukan ajakan diskusi.
- Hindari: “Do this now.”
- Gunakan: “Could you do this by today?”
โ “Bisakah Anda mengerjakan ini hari ini?” - Hindari: “Send me the report.”
- Gunakan: “Would you mind sending me the report?”
โ “Apakah keberatan mengirimkan laporannya ke saya?”
2. Penolakan atau Bantahan Kasar
- Hindari: “That’s wrong.” / “No, that’s not right.”
- Gunakan: “I see it a bit differently.” atau “I’m not sure that’s entirely accurate.”
โ “Saya melihatnya sedikit berbeda.” / “Saya kurang yakin itu sepenuhnya akurat.” - Hindari: “That’s a bad idea.”
- Gunakan: “I have some concerns about this approach.”
โ “Saya punya beberapa kekhawatiran soal pendekatan ini.”
3. Kata dan Frasa Terlalu Kasual
Kata slang atau singkatan informal sebaiknya dihindari di meeting formal, walau Anda sering dengar dipakai di film atau media sosial.
| Hindari (terlalu kasual) | Gunakan (lebih profesional) |
|---|---|
| Yeah | Yes |
| Nope | No, I don’t think so |
| Gonna | Going to |
| Wanna | Would like to |
| Kinda | Somewhat / a little |
| Guys | Everyone / team |
4. Penolakan Langsung Tanpa Alasan
- Hindari: “I don’t want to do that.”
- Gunakan: “I’d prefer not to, could we look at another option?”
โ “Saya lebih memilih tidak, bisakah kita lihat opsi lain?”
5. Kalimat Menyalahkan Langsung
- Hindari: “You made a mistake.”
- Gunakan: “I think there might be an error here.”
โ “Saya rasa mungkin ada kesalahan di sini.”
Perhatikan pola di atas. Hampir semua versi yang lebih sopan memakai modal verb: could, would, might, atau I’m not sure. Ini bukan kebetulan. Modal verbs adalah kunci utama kesopanan dalam bahasa Inggris profesional.
Perbedaan Would, Could, Should, Might, dan May
Lima modal verb ini sering tertukar penggunaannya. Padahal masing-masing punya fungsi dan tingkat kesopanan berbeda.
Can vs Could
Can menunjukkan kemampuan atau izin secara langsung. Ini netral, tapi kurang cocok untuk permintaan formal.
- “Can you send this?” โ terdengar langsung, cocok untuk sesama rekan dekat.
Could adalah bentuk lebih sopan dari can, dipakai untuk permintaan.
- “Could you send this?” โ lebih sopan, aman dipakai ke siapa saja termasuk atasan.
Would
Would dipakai untuk permintaan sopan, kesediaan, atau menyatakan sesuatu yang bersifat hipotesis.
- “Would you be able to join tomorrow’s call?”
โ “Apakah Bapak/Ibu bisa bergabung di panggilan besok?” - “I would suggest reviewing the budget first.”
โ “Saya akan menyarankan untuk meninjau anggaran dulu.”
Would membuat saran terdengar lebih halus dibanding memakai kalimat perintah langsung.
Should
Should dipakai untuk saran atau kewajiban. Tapi hati-hati, kalau dipakai ke atasan atau klien, should bisa terdengar menggurui.
- Kurang tepat ke atasan: “You should fix this.”
- Lebih aman: “It might be worth fixing this before we proceed.”
โ “Mungkin ada baiknya ini diperbaiki dulu sebelum kita lanjut.”
Should lebih cocok dipakai untuk diri sendiri atau tim yang levelnya setara, bukan untuk menasihati atasan secara langsung.
May
May dipakai untuk izin formal atau kemungkinan yang sopan. Ini modal verb yang paling formal di antara semuanya.
- “May I ask a question?”
โ “Bolehkah saya bertanya?” - “This may take longer than expected.”
โ “Ini mungkin akan memakan waktu lebih lama dari perkiraan.”
Might
Might menunjukkan kemungkinan yang lebih ragu-ragu dibanding may.
Modal verb ini paling aman dipakai untuk menyampaikan pendapat atau saran tanpa terkesan memaksa.
- “We might want to consider a different vendor.”
โ “Mungkin kita perlu mempertimbangkan vendor yang berbeda.” - “This might not work for everyone.”
โ “Ini mungkin tidak cocok untuk semua orang.”
Ringkasan Tingkat Kesopanan
Urutan dari yang paling langsung ke yang paling halus, untuk permintaan dan saran di meeting:
Can โ Could โ Would โ May โ Might
Semakin ke kanan, kalimat terasa semakin sopan dan tidak memaksa. Untuk rapat formal atau berbicara dengan atasan dan klien, sebaiknya pilih dari sisi kanan skala ini.
Kalau Anda ingin memahami modal verbs lebih dalam, termasuk cara mengajarkannya, saya sudah bahas lebih detail di modal verbs untuk guru bahasa Inggris.
Contoh Perbandingan: Kalimat Kasar vs Kalimat Sopan
| Situasi | Kalimat Dihindari | Kalimat Lebih Sopan |
|---|---|---|
| Minta tolong | “Send me the file.” | “Could you send me the file?” |
| Tidak setuju | “That’s wrong.” | “I see it a bit differently.” |
| Beri saran ke atasan | “You should change this.” | “You might want to consider changing this.” |
| Minta izin bicara | “I want to say something.” | “May I add something here?” |
| Menolak permintaan | “I can’t do that.” | “I’m afraid that won’t be possible this time.” |
| Menyampaikan masalah | “This is broken.” | “This might need a second look.” |
Kapan Boleh Bicara Lebih Langsung?
Tidak semua situasi butuh kalimat super sopan. Rapat internal dengan tim yang sudah akrab biasanya lebih santai. Memakai terlalu banyak modal verb halus justru bisa terdengar kaku atau bertele-tele.
Gunakan panduan sederhana ini:
- Rapat mingguan dengan tim dekat โ boleh lebih langsung, cukup sopan wajar.
- Rapat dengan atasan atau klien baru โ gunakan modal verb yang lebih halus seperti could, would, might.
- Menyampaikan masalah sensitif โ selalu gunakan bentuk paling sopan, apa pun levelnya.
FAQ Kata yang Dihindari Saat Meeting Dalam Bahasa Inggris
Apakah memakai “can” selalu salah saat meeting?
Tidak salah, tapi kurang ideal untuk permintaan formal. Can lebih cocok untuk situasi santai atau saat bertanya kemampuan, bukan permintaan sopan.
Kenapa “should” bisa terdengar kasar ke atasan?
Karena should menyiratkan nasihat atau kewajiban, seolah-olah pembicara punya otoritas lebih tinggi. Untuk atasan, lebih aman memakai might want to atau it could be worth.
Apakah kata slang seperti “yeah” benar-benar masalah besar di meeting formal?
Tergantung konteks. Untuk meeting internal santai, biasanya tidak masalah. Tapi untuk rapat dengan klien atau atasan senior, lebih aman memakai bentuk formal seperti “yes” atau “certainly”.
Bagaimana cara paling cepat belajar membedakan modal verbs ini?
Latihan dengan situasi nyata paling efektif. Cobalah menulis ulang kalimat sehari-hari Anda memakai could, would, dan might, lalu praktikkan langsung saat meeting.
Kesimpulan
Menghindari kalimat kasar atau terlalu langsung saat meeting bukan berarti bicara berbelit-belit. Cukup ganti kata kunci seperti can dengan could, atau should dengan might want to, dan nada kalimat Anda langsung terasa lebih profesional.
Untuk memperdalam konteks kerja bahasa Inggris secara umum, baca bahasa Inggris bisnis. Untuk latihan kalimat meeting lainnya, kembali ke bahasa Inggris untuk meeting dan contoh kalimat bahasa Inggris saat meeting.
